Sekelibat tentang kita mengusik kembali. Aku bertanya apa kabar kamu disana, karena aku tidak baik-baik saja disini. Aku tau ini mungkin terdengar basi. Toh sudahlah pada akhirnya ini hanya berakhir seperti air yang kemudian dipanaskan. Iya, dipanaskann dan nantinya berubah wujud menjadi uap lalu terbang jauh tinggi menuju angan yang tak tergapai.
Seandainya kata bosan itu lenyap, seandainya yang kamu rasakan memiliki ikatan dengan epitelium dimana daya regenarasi perasaanmu akan tinggi sehingga setiap perasaanmu memudar itu akan ber-regenerasi secara terus menerus. Lalu bosan tidak akan menjadi penghalang untuk aku, kamu, kita.
Jangan tanya bagaimana perasaanku tanpa kamu yang mengisi hari-hariku. Karena akan dengan lantang aku katakan kamu bodoh. Majas Retorik kalau kamu ingin tau.
Seandainya aku mampu aku ingin menciptakan mesin waktu dan mengirimkanmu kepada peristiwa nagasaki. Agar kamu meledak lengkap bersama hatimu dan bersama hatiku yang kamu curi dan tak kamu kembalikan. Tapi aku tak mampu. Apalagi untuk sanggup.
Kamu tau? ketika harapan berkalut tanpa kenal waktu ketika itu pula aku tau peluangku untuk terus mengingatmu semakin besar. Kemudian aku tersadar proklamasi cinta yang dulu dideklarasikan sekarang terasa hanya tentengan sepele yang pada akhirnya kusadari sebagai omong kosong belaka.
Aku membenci ini. Membenci bagaimana lobus frontalis ini seharusnya mengingat hal lain bukan tentang kamu, salah, maksudku tentang kita.
Ini terasa nyata meski nyatanya harus kuakui tak ada yang bisa dinyatakan disini. Kita hanya bagaikan partikel gas ideal. Sekeras apapun aku berusaha kita hanya akan berakhir seperti ini, kita memang selalu bergerak tapi kita tak akan pernah saling menarik.
"Because, some people are meant to fall in love with each other but not be together" -500 Days of Summer.
POST MALAM INI DISPONSORI OLEH GUE YANG LAGI UKK HAHAHHAHAHAHAHAHAHAHA
JANGAN NGETAWAIN!



