Teramat singkat. Dia yang mengingatkanku tentang hukum alam. Bahwa semua yang datang akan pergi bahwa semua yang pergi akan datang pengganti. Dia adalah sakura. Ketika akhirnya mulai bermekaran pertanda kebahagiaan akan dimulai. Dan ketika sakura mulai berguguran..itukah saatnya kuucapkan selamat tinggal?
Dia tertawa tanpa menuntut. Tanpa embel-embel "Tak maukah kalian tertawa bersamaku?". Tidak. Dia tidak menuntut. Ketika dia ingin tertawa maka ia tertawa. Dan itulah kenapa dia membawa kebahagiaan. Dia terlalu tulus. Tapi karena itu, dia juga pergi tanpa perlu ucapan selamat tinggal.
Tetapi...jika dia memang benar sakura, ku harap dia akan datang kembali, karena aku yakin sakura akan terus bermekaran pada musimnya.
Ku ibaratkan dia sebagai sakura.
Dan sakura bermakna janji yang akan kembali.
