Untuk kamu, yang selalu aku pandang dari ventilasi ketertarikan
sebentar...
beri aku waktu dulu sejenak
aku ingin memutar kembali
sesuatu yang terekam tanpa sadar
dua pasang bola mata yang bertemu
kamu tidak menyadari tapi aku iya
kamu tidak akan tau tapi aku tau
kamu tidak mengerti tapi tidak apa
jika sesuatu yang terpancar dari sanubari itu benar ada
aku tidak percaya
tapi itu dulu
sebelum aku tau sosok mu itu ada
berlalu di hadapanku dengan secepat kedipan mata
membuatku harus mencibir "ih kemana sih!"
hm..kamu memang jauh dari pandanganku
tapi dua kelereng kepala ini tidak berhenti mengawasimu (tidak atau belum ya..ah pokoknya itu hehe)
aku kira aura itu hanya omong kosong belaka
tapi kamu membuat itu semua menjadi fakta yang ada
aku tidak tau sampai kapan ini akan bertahan lamanya
tapi biarkan ini untuk sekali saja
sebentar...
beri aku waktu dulu sejenak
aku ingin memutar kembali
sesuatu yang terekam tanpa sadar
dua pasang bola mata yang bertemu
kamu tidak menyadari tapi aku iya
kamu tidak akan tau tapi aku tau
kamu tidak mengerti tapi tidak apa
jika sesuatu yang terpancar dari sanubari itu benar ada
aku tidak percaya
tapi itu dulu
sebelum aku tau sosok mu itu ada
berlalu di hadapanku dengan secepat kedipan mata
membuatku harus mencibir "ih kemana sih!"
hm..kamu memang jauh dari pandanganku
tapi dua kelereng kepala ini tidak berhenti mengawasimu (tidak atau belum ya..ah pokoknya itu hehe)
aku kira aura itu hanya omong kosong belaka
tapi kamu membuat itu semua menjadi fakta yang ada
aku tidak tau sampai kapan ini akan bertahan lamanya
tapi biarkan ini untuk sekali saja
untuk kamu, ini bukan puisi ya
Dari, aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar